Mengenal MBTI, Alat Psikologis untuk Mengukur Preferensi Kepribadian

Januari 17, 2024


MBTI adalah singkatan dari Myers-Briggs Type Indicator, sebuah alat psikologis yang digunakan untuk mengukur preferensi kepribadian seseorang. MBTI didasarkan pada teori tipe psikologis yang dikembangkan oleh Carl Jung, seorang psikiater dan psikolog Swiss yang berpengaruh pada abad ke-20. Konsep utama dari teori Jung adalah bahwa ada empat fungsi mental dasar yang digunakan oleh manusia untuk berinteraksi dengan dunia, yaitu berpikir (thinking), merasakan (feeling), mengindra (sensing), dan intuisi (intuition). Jung juga membedakan antara dua sikap mental yang menentukan bagaimana fungsi-fungsi tersebut diarahkan, yaitu ekstrovert (extrovert) dan introvert (introvert).

MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya Isabel Briggs Myers, yang tertarik dengan teori Jung dan ingin membuatnya lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh orang awam. Mereka mengembangkan sebuah kuesioner yang terdiri dari serangkaian pertanyaan yang bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi seseorang dalam menggunakan fungsi-fungsi mental dan sikap-sikap mental tersebut. Hasil dari kuesioner ini adalah sebuah kode empat huruf yang menunjukkan tipe kepribadian seseorang dari 16 kemungkinan kombinasi. Keempat huruf tersebut adalah:


  1. E (Extrovert) atau I (Introvert): menunjukkan apakah seseorang lebih suka berfokus pada dunia luar atau dunia dalam.
  2. S (Sensing) atau N (Intuition): menunjukkan apakah seseorang lebih suka mengandalkan informasi konkret yang diperoleh melalui indra atau informasi abstrak yang diperoleh melalui intuisi.
  3. T (Thinking) atau F (Feeling): menunjukkan apakah seseorang lebih suka membuat keputusan berdasarkan logika dan analisis atau berdasarkan nilai dan emosi.
  4. J (Judging) atau P (Perceiving): menunjukkan apakah seseorang lebih suka hidup dengan terencana dan terorganisir atau lebih fleksibel dan spontan.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang tipe kepribadian kalian, kalian bisa mencoba mengisi kuesioner MBTI di 16Personalities.


Sebagai makhluk sosial, kita sering merasa penasaran tentang kepribadian kita dan orang lain. Memahami perbedaan kepribadian akan membantu kita menjalin hubungan yang lebih baik dan menemukan cara yang sesuai untuk bekerja secara efektif dengan orang lain. Di sinilah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) menjadi alat yang sangat berguna.

Berikut beberapa kegunaan MBTI:

  1. Membantu seseorang memahami diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik.
  2. Meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara individu atau kelompok yang berbeda tipe kepribadian.
  3. Membantu seseorang menemukan karier, pekerjaan, atau aktivitas yang sesuai dengan minat, bakat, dan gaya kerjanya.
  4. Mendorong pertumbuhan dan pengembangan pribadi seseorang dengan mengenali kekuatan dan kelemahan masing-masing tipe kepribadian.



Berbicara tentang MBTI dan menemukan tipe kepribadian seseorang dapat mendorong diskusi yang lebih dalam tentang impian, ketakutan, dan keinginan. Selain itu, bisa menjadi cara yang menarik untuk memahami karakter dalam film, buku, atau musik kesayangan kita, serta untuk memahami bagaimana karakter dengan tipe kepribadian yang berbeda saling berinteraksi.

Berikut beberapa kelebihan MBTI lainnya:

  1. Mudah dipelajari dan diingat karena menggunakan kode empat huruf yang sederhana.
  2. Menyajikan gambaran umum yang positif dan menghargai perbedaan antara tipe-tipe kepribadian.
  3. Dapat digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.


Tentu saja, penting untuk diingat bahwa MBTI hanyalah satu dari banyak alat yang dapat membantu kita memahami kepribadian kita dan orang lain. Ini bukan sistem yang sempurna, penting untuk tidak sepenuhnya bergantung pada MBTI dalam mengenali keberagaman karakter individu. Tidak semua orang yang berinteraksi dengan kita akan cocok dengan stereotip MBTI tertentu.

Berikut beberapa kelemahan MBTI, antara lain:

  1. Kurang akurat dan reliabel karena bergantung pada jawaban subjektif dari responden yang dapat berubah-ubah tergantung pada situasi dan kondisi.
  2. Kurang valid dan ilmiah karena tidak didukung oleh bukti empiris yang kuat dan konsisten.
  3. Dapat menimbulkan stereotip dan kesalahpahaman jika digunakan secara kaku dan absolut.

Oleh karena itu, MBTI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu yang bersifat deskriptif dan eksploratif, bukan sebagai alat ukur yang bersifat preskriptif dan prediktif. MBTI tidak dimaksudkan untuk menentukan atau membatasi potensi seseorang, melainkan untuk membantu seseorang mengenali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.


Namun disisi lain, kita juga bisa mencoba menerapkan MBTI sebagai cara yang menyenangkan dalam mengenal karakter-karakter fiksi, seperti yang ada dalam film dan seri TV. Beberapa penggemar di dunia maya bisa menghabiskan waktu berjam-jam mempertimbangkan apakah Jon Snow dari 'Game of Thrones' termasuk dalam tipe kepribadian INFJ atau ISFP, atau misalnya tipe kepribadian apa yang mencerminkan karakter legendaris Sherlock Holmes.

Berikut adalah 16 tipe kepribadian MBTI beserta penjelasannya:

 

1. ISTP (Virtuoso)

Peneliti yang pemberani dan praktis, menguasai semua jenis alat. Mereka suka mengeksplorasi dan memecahkan masalah dengan cara-cara yang inovatif dan efisien. Mereka cenderung realistis, logis, dan fleksibel. Mereka juga mandiri, spontan, dan suka tantangan. Mereka kurang tertarik pada hal-hal teoritis, emosional, atau sosial.

 

2. ISTJ (Ahli Logistik)

Individu yang berpikiran praktis, faktual, dan sangat bisa diandalkan. Mereka menghargai tradisi, aturan, dan keteraturan. Mereka cenderung disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Mereka juga setia, jujur, dan berkomitmen. Mereka kurang fleksibel, imajinatif, atau spontan.

 

3. ISFP (Petualang)

Seniman yang fleksibel dan memesona, selalu siap menjelajahi dan merasakan hal baru. Mereka suka mengekspresikan diri dengan cara yang estetis, artistik, atau personal. Mereka cenderung sensitif, baik hati, dan simpatik. Mereka juga adaptif, santai, dan menyenangkan. Mereka kurang suka konflik, kritik, atau rutinitas.

 

4. ISFJ (Pembela)

Pelindung yang sangat berdedikasi dan ramah, selalu siap membela orang yang mereka sayangi. Mereka suka membantu, mendukung, dan memenuhi kebutuhan orang lain. Mereka cenderung konservatif, sabar, dan perhatian. Mereka juga setia, sopan, dan harmonis. Mereka kurang percaya diri, asertif, atau ambisius.

 

5. INTP (Logikawan)

Penemu inovatif yang haus akan pengetahuan. Mereka suka menganalisis, memahami, dan menciptakan sistem-sistem logis. Mereka cenderung cerdas, objektif, dan kritis. Mereka juga kreatif, mandiri, dan eksentrik. Mereka kurang praktis, emosional, atau sosial.

 

6. INFJ (Penasihat)

Idealis yang tenang dan berjiwa spiritual sekaligus inspiratif dan tak kenal lelah. Mereka suka memahami, mengembangkan, dan membimbing orang lain. Mereka cenderung visioner, intuitif, dan empatik. Mereka juga idealis, berprinsip, dan berdedikasi. Mereka kurang realistis, fleksibel, atau santai.

 

7. INTJ (Arsitek)

Pemikir imajinatif dan strategis yang menyiapkan rencana untuk segala hal. Mereka suka merancang, mengorganisir, dan mengimplementasikan visi-visi mereka. Mereka cenderung cerdas, percaya diri, dan ambisius. Mereka juga inovatif, mandiri, dan perfeksionis. Mereka kurang sabar, simpatik, atau kooperatif.

 

8. INFP (Mediator)

Pribadi yang puitis, baik hati, dan altruistik, selalu ingin membantu demi kebaikan. Mereka suka menjelajahi, menciptakan, dan mencari makna dalam segala hal. Mereka cenderung idealis, kreatif, dan berjiwa bebas. Mereka juga setia, penuh perhatian, dan berempati. Mereka kurang realistis, disiplin, atau asertif.

 

9. ESTP (Pengusaha)

Pribadi cerdas, energik, dan sangat peka yang benar-benar menikmati hidup yang menantang. Mereka suka beraksi, bereaksi, dan berinteraksi dengan dunia secara langsung. Mereka cenderung ceria, berani, dan kompetitif. Mereka juga adaptif, pragmatis, dan berbakat. Mereka kurang sabar, disiplin, atau bertanggung jawab.

 

10. ESTJ (Eksekutif)

Administrator yang unggul, tak tertandingi dalam mengelola segala hal—atau bahkan manusia. Mereka suka mengatur, mengawasi, dan mengeksekusi proyek-proyek dengan cara yang efektif dan efisien. Mereka cenderung percaya diri, asertif, dan bertanggung jawab. Mereka juga jujur, tegas, dan berwibawa. Mereka kurang fleksibel, imajinatif, atau empatik.

 

11. ESFP (Penghibur)

Pribadi yang spontan, energik, dan antusias—bersama mereka, hidup tidak akan terasa membosankan. Mereka suka bersenang-senang, bergaul, dan menikmati momen-momen indah. Mereka cenderung ramah, hangat, dan ekspresif. Mereka juga optimis, praktis, dan berbakat. Mereka kurang sabar, disiplin, atau bertanggung jawab.

 

12. ESFJ (Konsul)

Pribadi yang penuh perhatian, supel, dan banyak dikenal, selalu ingin membantu. Mereka suka berkomunikasi, berkolaborasi, dan menciptakan harmoni di sekitar mereka. Mereka cenderung sosial, kooperatif, dan loyal. Mereka juga peduli, sopan, dan berwibawa. Mereka kurang mandiri, kritis, atau inovatif.

 

13. ENFP (Aktivis)

Jiwa yang antusias, kreatif, dan bebas bergaul sehingga tidak pernah merasa sedih. Mereka suka mengeksplorasi, mencoba, dan berbagi hal-hal baru dengan orang lain. Mereka cenderung idealis, imajinatif, dan berjiwa petualang. Mereka juga ramah, penuh perhatian, dan berempati. Mereka kurang realistis, disiplin, atau bertanggung jawab.

 

14. ENFJ (Protagonis)

Pemimpin yang karismatik dan inspiratif, mampu memukau pendengarnya. Mereka suka mempengaruhi, memotivasi, dan membina orang lain. Mereka cenderung visioner, ekspresif, dan berdedikasi. Mereka juga idealis, peduli, dan berwibawa. Mereka kurang realistis, fleksibel, atau santai.

 

15. ENTP (Pendebat)

Pemikir cerdas dan penuh rasa ingin tahu yang tidak bisa menolak tantangan intelektual. Mereka suka berdebat, berdiskusi, dan menantang status quo. Mereka cenderung cerdas, inovatif, dan kritis. Mereka juga kreatif, mandiri, dan eksentrik. Mereka kurang praktis, emosional, atau sosial.

 

16. ENTJ (Komandan)

Pemimpin pemberani, imajinatif, dan memiliki determinasi tinggi, selalu menemukan cara atau menciptakan caranya sendiri. Mereka suka merancang, mengorganisir, dan mengimplementasikan visi-visi mereka. Mereka cenderung cerdas, percaya diri, dan ambisius. Mereka juga inovatif, mandiri, dan perfeksionis. Mereka kurang sabar, simpatik, atau kooperatif.

 

Jadi, apakah kamu seorang INTJ yang gila pengetahuan, seorang ESFP yang berjiwa pesta, atau bahkan seorang INFJ yang menawan?

 

  

You Might Also Like

0 komentar

Translate

Pojok Petal Archive

Counter

Subscribe