Keunikan di Balik 8 Jenis Biji Kopi yang Wajib Kamu Coba!

Juni 22, 2024


Apakah kamu salah satu pecinta kopi? Jika ya, pasti kamu tahu bahwa ada banyak jenis biji kopi yang tumbuh di seluruh dunia. Dari sekian banyaknya jenis biji kopi, ada 2 jenis biji kopi yang paling populer, yaitu Arabika dan Robusta. Meski sama-sama menghasilkan minuman kopi, kedua jenis biji kopi ini memiliki perbedaan yang mencolok. Simak uraian 8 jenis biji kopi yang akan dibahas di bawah ini.

 

1. Arabika

Siapa yang tidak kenal dengan jenis biji kopi yang satu ini? Arabika menjadi jenis biji kopi yang paling populer di dunia. Pohon kopi Arabika tumbuh dengan ketinggian hingga 1800 meter di atas permukaan laut dan menghasilkan buah kopi yang lebih kecil dibanding jenis kopi lainnya. Rasa kopi Arabika dapat bervariasi, mulai dari yang pahit hingga yang memiliki rasa asam yang khas.

Jenis biji kopi Arabika ini cocok bagi mereka yang mencintai kopi dengan rasa yang lembut dan menyegarkan. Selain itu, aroma kopi Arabika yang sedap sangat cocok dinikmati pada pagi hari dikala udara masih sejuk. Kandungan kafein pada biji kopi Arabika juga cenderung lebih rendah dibanding jenis kopi lainnya sehingga cocok bagi kamu yang kurang bisa menolerir kafein.

 

2. Robusta

Selain Arabika, Robusta juga menjadi salah satu jenis biji kopi yang banyak digemari. Biji kopi Robusta berasal dari tanaman kopi Robusta yang tumbuh lebih rendah dibanding tanaman kopi Arabika, yaitu sekitar 400-600 meter di atas permukaan laut. Biji kopi Robusta memiliki ukuran yang lebih besar dan bentuknya lebih bulat dibanding Arabika.

Jenis biji kopi Robusta ini memiliki rasa yang jauh lebih kuat dibanding Arabika. Kandungan kafein pada Robusta jauh lebih tinggi dibanding Arabika, sehingga cocok bagi mereka yang menyukai kopi dengan kadar kafein yang tinggi. Aroma kopi Robusta yang khas dapat ditemukan pada campuran kopi instan, terutama kopi hitam.

 

3. Liberika

Jenis biji kopi Liberika ditemukan pertama kali di Liberia, Afrika Barat pada tahun 1870-an. Pohon kopi Liberika tumbuh dengan ketinggian mencapai 8 meter dan memiliki buah kopi yang besar dengan bentuk seperti bola serta biji kopi yang besar juga. Rasa biji kopi Liberika cenderung memiliki rasa yang mirip dengan kopi Robusta, namun dengan sedikit rasa buah-buahan. Kandungan kafein pada biji kopi Liberika lebih tinggi dibandingkan biji kopi Arabika yang lembut.

 

4. Excelsa

Biji kopi Excelsa termasuk dalam kelompok biji kopi yang jarang ditemukan dan hanya tumbuh di Asia Tenggara. Pohon kopi Excelsa bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 20 meter dan dikenal dengan daunnya yang berukuran sangat besar. Rasa kopi Excelsa cenderung eksotik dan unik, dengan sentuhan rasa cokelat, kayu manis, dan jeruk. Kandungan kafein pada biji kopi Excelsa juga cenderung lebih tinggi dibandingkan biji kopi Arabika, namun tidak sekuat biji kopi Robusta.

 

5. Peaberry

Peaberry adalah jenis biji kopi yang unik dan jarang ditemukan. Biji kopi Peaberry terbentuk ketika satu buah kopi hanya mengandung satu benih saja, daripada dua seperti pada umumnya. Proses ini terjadi secara alami selama pertumbuhan buah kopi. Rasa biji kopi Peaberry biasanya ringan dan memiliki sentuhan buah-buahan yang lembut. Beberapa kopi Peaberry yang berasal dari Tanzania bahkan disebut-sebut sebagai salah satu biji kopi terbaik di dunia.

 

6. Geisha

Biji kopi Geisha berasal dari Ethiopia dan terkenal sebagai salah satu biji kopi termahal di dunia. Biji kopi Geisha memiliki aroma yang unik dan kompleks, yang dicirikan oleh sentuhan bunga dan buah-buahan. Rasa biji kopi Geisha biasanya halus dan ringan, sekaligus hadir dengan keasaman yang lembut. Biji kopi Geisha sering disukai oleh para penggemar kopi yang mencari keunikan dan keistimewaan dari sebuah kopi.

 

7. Jamaican Blue Mountain

Biji kopi Jamaican Blue Mountain dianggap sebagai salah satu biji kopi terbaik di dunia. Biji kopi ini hanya tumbuh di ketinggian 2.000 hingga 5.000 kaki di pegunungan Blue Mountains di Jamaika, yang memberikan karakteristik unik pada rasa dan aroma kopi. Biji kopi Jamaican Blue Mountain memiliki rasa yang halus, aroma yang kaya, dan tingkat keasaman yang rendah. Harganya juga cukup mahal, sebab tergolong langka dan hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.

 

8. Kona

Hawaiian Kona Coffee berasal dari daerah Kona di Pulau Hawaii, Amerika Serikat. Biji kopi Kona tumbuh di ketinggian 800 hingga 2.500 kaki dengan iklim yang sempurna untuk pertumbuhan kopi. Biji kopi Kona dijaga ketat dalam proses produksinya sehingga terjaga kualitasnya. Rasa biji kopi Kona biasanya lembut dan ringan, dengan aroma yang kuat dan nutrisi yang tinggi.

 




Dalam memilih jenis biji kopi, terdapat banyak pilihan yang bisa dicoba. Semua jenis biji kopi memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti rasa, aroma, serta kadar kafein. Oleh karena itu, sebagai pecinta kopi, penting bagi kamu untuk mencoba jenis biji kopi yang berbeda dan menemukan karakteristik yang sesuai dengan selera kamu. Nikmatilah secangkir kopi dengan biji kopi pilihanmu!


You Might Also Like

0 komentar

Translate

Pojok Petal Archive

Counter

Subscribe